POLHUKAM.ID - Sikap politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berseberangan dengan PDIP di Pilpres 2024 seolah ingin menunjukkan kepada Megawati Soekarnoputri bahwa dia mampu eksis tanpa embel-embel parpol berlogo banteng moncong putih.
Terlebih, Jokowi dalam beberapa kesempatan “diledek” oleh Megawati. Misalnya saat HUT PDIP, ketua umum PDIP itu menyatakan Jokowi tidak akan menjadi presiden bila tidak ada PDIP.
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (24/10).
“Ya mungkin karena pak Jokowi di PDIP dianggap tidak bisa apa-apa saat HUT dan rakernas beberapa waktu lalu. Mungkin Jokowi ingin menunjukkan kepada PDIP, Megawati, Jokowi kuat Jokowi bisa jadi King Maker, Jokowi bisa berjalan sendiri tanpa support dan dukungan dari PDIP,” kata Ujang.
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri