POLHUKAM.ID - Majunya putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai cawapres Prabowo menuai sorotan. Ada pihak yang menyebut itu sebagai upaya membentuk dinasti politik.
Anggapan itu dibantah oleh Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. Menurutnya saat ini sudah tidak ada lagi dinasti politik di Indonesia yang merupakan negara demokrasi.
"Soal dinasti, misleading. Karena tidak ada lagi dinasti dalam negara demokrasi. Dinasti itu, atau dalam bahasa Indonesia-nya wangsa itu, wangsa itu adalah penguasa-penguasa karena darah," kata Fahri dalam talkshow kumparan, Info A1, yang tayang Selasa (24/10) malam.
Fahri menjelaskan dinasti itu ada di era kerajaan. Namun di Indonesia saat ini kerjaan yang masih punya kekuasaan hanya Hamengkubuwono di DIY, sedangkan yang lainnya sudah tidak ada.
Artikel Terkait
Buni Yani Sindir KPK: Fokus Tangkap Bupati, Keluarga Jokowi Kebal Hukum?
Jokowi Siap Blusukan 7.000 Kecamatan Demi PSI: Haus Kekuasaan atau Strategi 2029?
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?
PDIP Protes Program Makan Gratis Prabowo: Benarkah Takut Kalah Lagi di Pilpres 2029?