“Yang jelas setiap partai punya aturan masing-masing, apabila ada seseorang mau berpindah ke luar atau bertindak di luar kebijakan partai,” demikian Lodewijk.
Setelah putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi salah satu tokoh yang dibidik untuk menambah dukungan pasangan bakal capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024.
“Iya sih (Khofifah). Saya komunikasi terus menerus ketika saya ke Jawa Timur. Bu khofifah saya di sini, ya mudah-mudahan sukses, karena saya sangat baik sama beliau,” ucap Ganjar kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (28/10).
Ganjar menuturkan, tidak hanya Yenny dan Khofifah, semua rekan-rekannya termasuk mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan diajak untuk memperkuat tim pemenangan Ganjar-Mahfud.
“Kang Emil (Ridwan Kamil) juga mau kita tarik semuanya, tapi kan ngajak-ngajak kawan-kawan ini harus butuh kelegaan hati, kesamaan batin, agar kita bisa kompak,” tuturnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran