"Coba Anda lihat kaos mereka, rompi mereka, topi mereka. Itu dibikin sendiri itu. Itu kalau dijumlahkan berapa nilainya?," tuturnya.
Maka dari itu, kata dia, melalui dukungan para relawan dan simpatisan yang masif mereka memanfaatkan momentum ini. Menyambut kampanye ini pun dianalogikan oleh Sudirman Said seperti perang gerilya.
"Seperti ibaratnya perang gerilya, gerilya itu tidak ada markas besar. Adanya masyarakat yang iuran, iuran makanan, iuran logistik dan kami menyampaikan penghargaan terima kasih," tandas dia
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?