"Dari hasil survei tersebut bisa dikatakan Airlangga merupakan tokoh sipil yang paling siap maju. Apalagi ia memiliki mesin politik Partai Golkar yang sudah menetapkan dirinya sebagai Capres. Di mana Partai Golkar saat ini berkoalisi dengan PAN dan PPP dalam Koalisi Indonesia Bersatu sehingga bisa mengusung pasangan Capres dan Cawapres di Pilpres 2024," jelas Fahmi Hafel.
Sedangkan untuk sosok sipil lainnya seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dikatakan Hafel berpotensi untuk menciptakan polarisasi di tengah masyarakat dengan kubu buzzer-nya masing-masing.
Dalam kategori hasil survei IDM terkait elektabilitas partai politik berikut hasilnya. Posisi pertama ada Golkar dengan prosentase 20,1 persen. Disusul Gerindra (18,2 persen), PDIP (18,1 persen), PKB (5,2 persen), PPP (4,6 persen), PAN (4,4 persen), PKS (4,2 persen), Nasdem (4,1 persen), Demokrat (4,1 persen), Perindo (2,6 persen), PSI (1,1 persen).
Menanggapi hasil survei IDM tersebut, pengamat politik dari Universitas Sriwijaya, Febriansyah menilai bahwa hasil survei IDM dapat menjadi peluang Airlangga Hartarto mendapatkan simpati rakyat dan dapat menjadi kandidat Capres 2024.
Namun kata dia, Airlangga harus dapat membuktikan dengan menunjukkan kinerjanya yang baik, terkait adanya persoalan minyak goreng.
"Airlangga masih memiliki peluang dalam Pemilu 2024, dan kinerja sebagai menteri dapat menunjukkan elektabilitas Golkar dan Airlangga tinggi," kata Febriansyah.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran