Beberapa nama yang diamati dalam Rakernas itu di antaranya ialah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kader NasDem Rachmat Gobel, dan Panglima TNI Jendral Andika Perkasa.
Pakar Politik Universitas Padjajaran (Unpad), Firman Manan, menilai, manuver NasDem dalam menentukan pengusungan terhadap satu calon dipastikan lebih awal dibanding partai lain.
"Itu memang karakter Nasdem ya untuk kemudian memunculkan nama-nama di awal. Nah, kemudian kalau terkait nama-namanya tadi, misalnya kalau Anies dan Ganjar memang sudah masuk radar survei sejak lama," kata Firman kepada wartawan di Bandung, Selasa (31/5/2022).
Dia menilai, NasDem memiliki kedekatan kuat dengan beberapa figur di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Meski bukan kader, Firman menilai hubungan Anies dengan NasDem memiliki latar belakang yang kuat terutama dengan Ketua NasDem Surya Paloh.
"Pak Anies kan memang punya kedekatan spesial kelihatannya dengan NasDem ya sejauh ini, selain dengan beberapa partai lain. Jadi, kalau saya pikir kalau nama Anies dan Ganjar tidak aneh ya karena secara elektabilitas juga sudah top three," jelasnya.
Firman menilai, situasi akan menjadi rumit ketika NasDem ancang-ancang ingin mengusung Ganjar yang merupakan kader PDI Perjuangan. "Nah, ini yang berbeda dengan Pak Ganjar sebetulnya, kalau Pak Ganjar bagaimana pun masih kader PDI, ini tentu harus dilihat nanti kalau PDIP itu tanpa Ganjar," ungkapnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?