“Harus benar-benar merasakan apa yang dirasakan oleh rakyatnya. Amanah, benar-benar mengayomi dan mencintai rakyat apa adanya,” ujarnya.
Kesejahteraan, ekonomi, kebebasan rakyat, itu harus diperhatikan. “Sehingga kebijakannya nanti, programnya nanti, cara memimpinnya nanti menjadi tepat,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar para calon presiden tidak mengumbar janji yang berlebihan.
Lebih baik sedikit berjanji, tapi nanti yang tidak dijanjikan itu dilaksanakan ketika memimpin kita, memimpin Indonesia, itulah harapan saya kepada pemimpin kita yang akan datang,” ungkapnya.[]
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: independenmedia.id
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?