Pasalnya menurut Refly Harun, dalam Pemilu 2024, Demokrat menghancurkan diri sendiri dengan hengkang dari Koalisi Perubahan ke Koalisi Indonesia Maju. Namun selain partai AHY, PDIP dan PPP juga hancur, tapi dihancurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Tidak benar kalau dibilang hancur, justru ada tiga partai yang hancur sekarang ini Demokrat, PDIP, dan PPP, PDIP dan PPP dihancurkan oleh Jokowi, tapi Demokrat dihancurkan oleh dirinya sendiri," ucapnya.
"Sekarang kita tanya apa yang menyebabkan Demokrat turun perolehan suara kursinya, kan karena pindah, karena hengkang justru," imbuhnya, dikutip populis.id dari YouTube Refly Harun, Kamis (28/3).
Untuk diketahui, dalam Pemilu 2024, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak lolos ambang batas parlemen, smentara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kehilangan 18 kursi, sedangkan Demokrat 10 kursi.
Sementara sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyindir partai-partai di dalam Koalisi Perubahan yang bermanuver ke sana ke mari meskipun Pilpres 2024 belum selesai.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran