Analis politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu melanjutkan, kabinet yang baru harus mengakomodasi orang-orang yang memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi untuk melayani bangsa dan negara.
"Bukan menteri yang terbukti banyak gaya, paling berasa paling. Jangan sampai lagi. Kayak tak ada orang aja di negara ini," tandas Adi.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?