Ia menepuk jidat Prabowo sebagai bentuk restu.
"Tuk, saya di… Jidat saya diketok. Kebiasaan orang Jawa itu kalau mau merestui anak, (kepalanya) dijeggung, duk. Selamat bertugas,” tandas Prabowo mengakhiri ceritanya.
[VIDEO]
Dalam buku 'Jenderal M Jusuf Panglima Para Prajurit' karya Atmadji Sumarkidjo, diketahui bahwa saat itu Prabowo Subianto akan diterjunkan ke Timor Timur lantaran adanya konflik.
Saat Timor Timur masih menjadi bagian dari Indonesia, sebuah kelompok bersenjata, Fretilin berupaya agar wilayah tersebut merdeka atau memisahkan diri dari NKRI.
Pemimpin kelompok itu menyerukan anggotanya untuk menyerang prajurit TNI, yang ketika itu masih bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).
Singkatnya, Prabowo yang saat itu menjadi Komandan Batalyon 328 diterjunkan ke Timor Timur.
Sebelum bertugas, ia pun dipanggil Presiden Soeharto untuk diberi pesan.
Sumber: VIVA
Artikel Terkait
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang
Ketua HMI Jabar Diteror Usai Ungkap Video Andrie Yunus: Siapa Dalangnya?