Karena jika dua hal itu dipangkas, pihak kampus terpaksa menaikan UKT untuk tetap eksis dan bertahan dalam menjalani program-program.
Tetapi dirinya menyayangkan berita-berita yang beredar seolah kenaikan UKT ini terjadi karenanya.
Dirinya memaklumi media yang memberitakan hal itu karena jelasnya untuk mencari atensi dari masyarakat.
Kemudian terkait kegaduhan yang terjadi seperti demo itu karena bermula dari keresahan Satryo kepada orang-orang di kementerian soal praktik korupsi.
“Waktu saya jadi Menteri saya membersihkan seperti itu karena perintah Presiden,” kata Satryo.
Sempat memberikan mutasi kepada orang yang dimaksud, tak disangka bahwa hal itu yang memicu kegaduhan berikutnya berupa demo.
Sehingga demo tersebut dijadikan alasan Satryo terkena dampak reshuffle oleh Presiden Prabowo.
👇👇
Mantan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: "Pak Presiden itu alergi dengan demo (kata Mayor Teddy), jadi kalau demo itu membuat beliau jadi apa ya dianggap itu kegaduhan, membuat gaduh suasana" pic.twitter.com/1uNcg1psgM
Sumber: AyoBandung
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?