"Yang saya jelaskan ini adalah ilmu fisiognomi, gabungan antara ilmu fisiologi dan anatomi. Artinya ilmu tentang membaca wajah dengan melihat struktur tulang, otot, dan saraf yang berfungsi memberikan ekspresi, yang membuat cetakan wajah berpenampilan sangat spesifik antara satu orang dengan orang yang lain," tulisnya.
Tak hanya itu, dokter Tifa membeberkan sejumlah poin yang tidak akan bisa berubah dari wajah seseorang.
"Ada lima poin yang tidak akan pernah berubah seiring waktu dan yang membedakan satu orang dengan orang yang lain adalah 1) jarak antar mata, 2) panjang tulang hidung, 3) susunan gusi dan gigi geligi, 4) bentuk rahang, 5) bentuk telinga," timpalnya.
Dokter Tifa juga mengklaim bahwa operasi plastik modern pun tidak dapat mengubah struktur wajah tersebut.
"Secanggih apapun teknik operasi plastik tidak akan bisa mengubah kelima hal itu, kecuali kepala orang diganti dengan kepala orang lain. Dalam hal foto di ijazah dengan foto Mulyono, kelima poin itu jelas tidak identik, alias beda 1 miliar persen," bebernya.
๐๐
Yang saya jelaskan ini adalah ilmu FISIOGNOMI, gabungan antara Ilmu Fisiologi dan Anatomi
Artinya Ilmu tentang membaca wajah dengan melihat struktur tulang, otot, dan saraf yang berfungsi memberikan ekspresi, yang membuat cetakan wajah berpenampilan sangat spesifik antara satuโฆ https://t.co/xJBBfGlGTT
Unggahan tersebut menuai beragam respons dari pengguna X lainnya.
"Ingat, partai PDIP yang paling bertanggung jawab dengan semua aib Jokowi. Mereka yang kasih petugas partai itu dapat jabatan sampai dua periode dengan segala tipu daya pembohongan dan pembodohannya," komentar @fara*_*****
"Perlu diselidiki juga surat nikahnya Jokowi, KKnya Jokowi, dan semua ijazah dari SD sampai S1 UGM. Ini demi menegakkan kebenaran juga marwah UGM," tambah @ssu********
"Ada kok aplikasinya dan udah dibuktikan. Foto Prabowo muda dengan Prabowo sekarang match. Foto Anies muda dan Anies sekarang match Foto Mulyono yang ada di ijazah dan foto sekarang nggak match," timpal @dedy********
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?