“Dengan indahnya gedung ini kami harap fungsinya lebih kaya lagi dan meluas lagi. Terutama edukasi dan antisipasi kepada masyarakat terhadap lembaga keuangan yang tidak resmi yang tentu juga harus bekerjasama dengan Aparat Penegak Hukum,” kata Herman.
Gedung OJK KR 7 Sumbagsel yang memiliki delapan lantai didesain ramah lingkungan dan ditargetkan mendapatkan sertifikat Gold untuk kriteria New Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Ini merupakan salah satu bentuk komitmen OJK untuk mendukung pembangunan ekonomi hijau yang ramah lingkungan dan menjadi gedung yang mengusung konsep hijau pertama di Sumatera Selatan.
OJK KR 7 Sumbagsel bersama 3 (tiga) Kantor OJK di bawah koordinasinya memiliki wilayah kerja yang meliputi lima provinsi yaitu Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu dan Lampung.
Wilayah kerja OJK KR 7 Sumbagsel memiliki potensi pengembangan ekonomi yang besar, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan yang pada triwulan 1 2022 memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15 persen yoy atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen yoy.
Kinerja perbankan di wilayah Sumbagsel sampai dengan April 2022 terus menunjukkan pertumbuhan baik pada dana pihak ketiga (DPK) menjadi sebesar Rp257,7 triliun (14,6 persen yoy), maupun kredit yang tumbuh menjadi sebesar Rp250,5 triliun (5,5 persen yoy). Selain itu penyaluran kredit di sektor UMKM telah mencapai Rp94,3 triliun atau lebih dari 30 persen dari total kredit yang disalurkan oleh perbankan.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Anwar Usman Bisa Saja Menyesal Karir Hancur Gegara Gibran
VIRAL Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi?
Gibran dan Dua Rekannya Ditangkap Polisi terkait Dugaan Penggelapan Duit Rp 15 Miliar
Kejagung Sita Rupiah-Mata Uang Asing Riza Chalid