Nadiem Sebut Ada Narasi Sesat Harga Chromebook Rp10 Juta
Nadiem juga menyoroti maraknya narasi di media dan media sosial yang menyebut harga laptop pengadaan mencapai Rp10 juta. Ia menegaskan bahwa klaim tersebut tidak akurat dan tidak sesuai dengan data di katalog elektronik (e-katalog) pemerintah.
"Kenyataannya, harga rentang yang dibeli di katalog itu sekitar lima koma lima sampai lima koma delapan juta," ujar Nadiem dalam sidang. Ia menjelaskan bahwa harga penawaran vendor bukan harga final, karena masih melalui proses klarifikasi dan negosiasi yang menjadi kewenangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Tidak Ada Temuan Ketidakwajaran Harga oleh Lembaga Audit
Poin penting lainnya yang diungkap dalam sidang adalah tidak adanya tematan ketidakwajaran harga oleh lembaga audit. Nadiem bertanya apakah pengadaan Chromebook tahun 2019 pernah dipermasalahkan oleh Kejaksaan, BPK, atau BPKP. Gogot Suharwoto menjawab bahwa tidak ada pemeriksaan maupun temuan harga yang kemahalan dari lembaga-lembaga tersebut.
Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook ini masih berlanjut. Klarifikasi harga dari Nadiem Makarim pada persidangan 26 Januari 2026 menjadi titik terang dalam mengoreksi informasi yang beredar di publik mengenai nilai pengadaan perangkat tersebut.
Artikel Terkait
KPK Panggil Lagi Yaqut Cholil Qoumas, Misteri Kerugian Triliunan dari Kasus Kuota Haji Terkuak?
Mengungkap Skandal Nikel Rp 2,7 T: Jampidsus Geledah Rumah Mantan Menteri LHK & Anggota DPR!
Roy Suryo Balas Dendam? Ini Rencana Pelaporan Balik ke Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Ahok Tantang Jaksa Periksa Jokowi: Inikah Kunci Bongkar Korupsi Pertamina Rp 285 Triliun?