KPK Gencar Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai
POLHUKAM.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperdalam penyelidikan untuk menelusuri keberadaan safe house atau rumah aman lain yang diduga digunakan oleh pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk menyimpan uang serta barang-barang mewah hasil tindak pidana korupsi.
Temuan Awal dan Pengembangan Kasus
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa dari kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap importasi di DJBC, tim penyidik telah menemukan satu safe house yang berisi uang hasil suap. "Pasca OTT, dalam proses penyidikan, kami mendapatkan informasi baru dan melakukan penggeledahan. Ditemukan sekitar 5-6 koper berisi uang dengan total kurang lebih Rp5 miliar," jelas Setyo seperti dikutip dari RMOL, Minggu (22/2/2026).
Melihat modus ini, penyidik KPK menduga kuat masih ada safe house lain yang digunakan para tersangka untuk menyimpan aset haram. "Kami akan melakukan pendalaman untuk menelusuri apakah masih ada safe house yang lain," tegas Setyo.
Kronologi Penggeledahan dan Barang Bukti
Sebelumnya, pada Jumat (13/2/2026), KPK telah menggeledah sebuah safe house milik pegawai DJBC, Salisa Asmoaji, di Ciputat, Tangerang Selatan. Dari penggeledahan ini, disita uang tunai dalam berbagai mata uang (Rupiah, Dolar AS, Dolar Singapura, Dolar Hongkong, dan Ringgit Malaysia) senilai Rp5 miliar yang disimpan dalam lima koper, beserta dokumen dan barang bukti elektronik.
Penggeledahan juga telah dilakukan di beberapa lokasi pada Jumat (6/2/2026), termasuk Kantor Pusat DJBC, rumah para tersangka, dan kantor PT Blueray Cargo (BR). Dari sana, KPK mengamankan dokumen kepabeanan, keuangan, barang bukti elektronik, serta sejumlah uang tunai yang masih dalam proses penghitungan.
Artikel Terkait
Mabes Polri Buka Suara: Kronologi Meninggalnya Siswa MTsN Diduga Dianiaya Anggota Brimob
AKBP Didik Dipecat Tidak Hormat: Terungkap Modus dan Barang Bukti Narkoba di Balik Sidang Etik Polri
Dijemput 6 Mobil Polisi, Tabiat Polwan Aipda Dianita di Curug Mengejutkan!
Jet Pribadi untuk Menag Nasaruddin Umar: KPK Selidiki OSO, Ini Fakta yang Terungkap