Gaikindo Bongkar Kontroversi Impor 105.000 Mobil India: Benarkah Kapasitas Nasional Tak Diperhitungkan?

- Minggu, 22 Februari 2026 | 02:25 WIB
Gaikindo Bongkar Kontroversi Impor 105.000 Mobil India: Benarkah Kapasitas Nasional Tak Diperhitungkan?

Gaikindo Pertanyakan Rencana Impor 105.000 Mobil India, Kapasitas Produksi Dalam Negeri Mencukupi

Industri otomotif nasional, melalui Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mempertanyakan rencana impor massal 105.000 unit kendaraan niaga dari India. Kebijakan ini dinilai mengabaikan kapasitas produksi dalam negeri yang sebenarnya mampu memenuhi permintaan, khususnya untuk segmen kendaraan pick-up.

Proyek KDKMP dan Kontroversi Impor Kendaraan India

Sorotan ini muncul menyusul kontrak pengadaan kendaraan untuk proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) senilai Rp24,66 triliun. Kontrak tersebut melibatkan dua produsen asal India, yaitu Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd, untuk memasok total 105.000 unit. Padahal, Indonesia memiliki tujuh pabrik kendaraan niaga yang telah memproduksi model serupa.

Kapasitas Produksi Otomotif Nasional yang Besar

Gaikindo mencatat, kapasitas produksi kendaraan roda empat atau lebih dari seluruh anggotanya mencapai 2,5 juta unit per tahun. Khusus untuk segmen kendaraan komersial kelas menengah ke bawah seperti pick-up, kapasitas produksi tahunan bahkan melebihi 400.000 unit.

7 Produsen Lokal dengan TKDN Tinggi

Halaman:

Komentar