Baca Juga: Skandal Investasi Bodong, Tuntutan 15 Tahun Penjara Crazy Rich Surabaya Wahyu Kenzo
"Status ketiganya saat ini telah berubah menjadi klien pemasyarakatan pada Badan Pemasyarakatan Surabaya dan Badan Pemasyarakatan Madiun," terang Heni Yuwono.
Menerut Kakanwil Kemenkumham Jatim, selama menjalani masa tahanan di lembaga pemasyarakatan, ketiga napi terorisme aktif mengikuti program rehabilitasi dan deradikalisasi yang intensif.
Program tersebut melibatkan konseling psikologis, pembelajaran agama yang moderat, dan pelatihan keterampilan untuk mempersiapkan ketiga napi terorisme kembali ke masyarakat.
Baca Juga: Kades di Sampang Terlibat Kasus Penembakan Relawan Capres Prabowo, Polisi Singgung Soal Politik
"Ketiganya sudah menunjukkan perubahan perilaku yang lebih positif," tutur Heni.
Sementara itu, Kalapas I Madiun, Kadek Anton Budiharta, pada tanggal 10 Agustus 2023 napi terorisme SN dan F telah bersumpah setia kepada NKRI.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: klikmedianetwork.com
Artikel Terkait
2 Mantan Perwira Polri Jadi Tersangka TPPU Narkoba, Ada Bandar dan Sabu 488 Gram!
Mantan Gubernur Lampung Ditahan! Tersangka Korupsi Rp271 Miliar, Aset Rp35 Miliar Disita
Polisi Bekuk Dua Otak Pencucian Uang Jaringan Narkoba Ko Erwin, Rekening Karyawan Dikendalikan dari Malaysia
Khalid Basalamah Kembalikan Rp 8,4 M ke KPK: Pengakuan Mengejutkan di Balik Skandal Kuota Haji!