BANJARBARU - Polres Banjarbaru mengamankan seorang pelaku penipuan dengan modus menjual tanah yang bukan miliknya. Pria berinisial DFS (40) ini berhasil menipu korbannya dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah, melalui Kasat Reskrim Iptu Zuhri Muhammad mengatakan, DFS ditangkap di kediamannya di Kecamatan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (16/1) tadi.
Zuhri membeberkan, bahwa modus operandi pelaku adalah menawarkan tanah yang bukan miliknya kepada korbannya dan berjanji akan membangunkan rumah di atas tanah tersebut. "Korban yang tertarik pun kemudian diminta untuk menyetorkan uangnya kepada pelaku," bebernya.
Kasus tersebut terjadi pada 31 Mei 2022 lalu. Korban bersama suaminya melakukan pembayaran tanah yang beralamatkan di Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara. “Ukuran tanah yang ditawarkan itu 9x17 meter persegi yang di atasnya akan dibangun rumah tipe 36, nilainya Rp275 juta,” ujar Zuhri.
Sesuai dengan janji awal, DFS akan membangunkan rumah pada bulan September 2022, namun ternyata hampir setahun berjalan belum ada membangunkan rumah. “Dalihnya ada jadwal pemunduran pembangunan rumah pada bulan berikutnya,” ungkap Kasat Reskrim.
Artikel Terkait
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!
OTT KPK di PN Depok: Kejar-Kejaran Malam Gelap & Tas Ransel Rp850 Juta di Lapangan Golf