SINAR HARAPAN - Kapolri JenderalListyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat hari lahir (Harlah) ke-101 Nahdlatul Ulama (NU), dan berharap organisasi Islam terbesar di Indonesia itu selalu menjadi perekat persatuan dan kesatuan umat.
"Semoga NU dapat terus menjadi perekat persatuan dan kesatuan untuk kepentingan umat, bangsa dan negara," kata Sigit dalam video ucapan HUT Harlah ke-101 NU yang diunggahnya di Instagram pribadi Kapolri @listyosigitprabowo, Rabu, 31 Januari 2024.
Sigit juga menyampaikan harapannya agar NU mampu memacu kinerjanya mengawal kemenangan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045, seperti tema Harlah ke-101 NU.
Baca Juga: Kampanye Hari Ini, Ganjar Merapat ke Pontianak dan Mahfud Sambangi Lampung serta Aceh
Jenderal polisi bintang empat itu mengatakan NU merupakan salah satu pilar bangsa yang telah berkontribusi dalam merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan demi kemajuan Indonesia.
"Atas nama keluarga besar Polri, saya mengucapkan selamat memperingati Harlah ke-101 Nahdlatul Ulama kepada segenap Nahdliyin di seluruh pelosok negeri," ucap Sigit.
Peringatan Harlah ke-101 NU tahun 2024 jatuh pada tanggal 29-31 Januari. Harlah tahun ini mengangkat tema "Memacu kinerja mengawal kemenangan Indonesia".
Baca Juga: Istana Tepis Menteri Kabinet Pemerintahan Jokowi Tidak Kompak Menjelang Pemilu 2024
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar puncak peringatan Hari Lahir Ke-101 NU di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di Yogyakarta pada Rabu (31/1).
Puncak harlah yang bertepatan dengan Harlah ke-98 NU berdasarkan kalender Masehi itu juga bakal dihadiri duta besar dari beberapa negara, serta tamu-tamu kehormatan lain yang merupakan mitra strategis UNU Yogyakarta.
Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan Gedung Kampus Terpadu UNU Yogyakarta dalam rangkaian awal acara puncak harlah tersebut.
Artikel Terkait
Noel Bocorkan Kode Parpol di Skandal Sertifikasi K3: Huruf K dan 3 Huruf Ini!
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!