HALLO.DEPOK.ID - Mahfud MD Serahkan Pengunduran Diri: Etika, Keputusan, dan Seiring Jejak Ganjar Pranowo.
Menko Polhukam dan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari kesepakatan dengan calon presiden Ganjar Pranowo, membuka babak baru dalam dinamika politik Indonesia.
Pada Kamis (1/2), Mahfud MD dijadwalkan bertemu dengan Presiden Jokowi untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya.
Keputusan ini tidak hanya didasarkan pada kewajiban formal, tetapi juga dipandu oleh nilai etika dan tanggung jawab politik.
Seorang kolega dan Tim Sukses Ganjar-Mahfud, Islah Bahrawi, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bentuk unggah-ungguh Mahfud terhadap presiden.
Baca Juga: Inilah Menteri yang Respons Mundurnya Mahfud dari Kebinet
"Pak Mahfud mengutamakan etika, unggah-ungguh, karena gini, Pak Mahfud masuk kabinet itu baik-baik, jadi keluarnya juga harus baik-baik.
Makanya Pak Mahfud tetap harus ketemu presiden untuk kulo nuwun mundur," kata Islah.
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?