Prosedur pengurusan Jasa Raharja tidak sulit. Tinggal melengkapi berkas. Misalnya, surat keterangan dari aparat kepolisian, buku tabungan ahli waris, dan berkas administrasi lainnya.
”Juga keterangan dari rumah sakit sesuai dengan kondisi korban. Buku nikah ini diperlukan semisal ahli warisnya adalah suami atau istri. Akta ini bisa untuk orang tua atau anak,” jelasnya.
Menurut dia, ahli waris penerima Jasa Raharja hanya boleh diberikan kepada orang tua, anak, dan pasangan sah.
Selain dari tiga anggota keluarga tersebut tidak bisa menerima santunan tersebut atau cukup diganti biaya pemakaman.
”Jika salah satu berkas tidak dipenuhi, misalnya akta kelahiran tidak ada, bisa meminta keterangan kepada pemerintah desa setempat,” terangnya. (ay/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarmadura.jawapos.com
Artikel Terkait
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?
Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK: Apa Hasil Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara?