Gerakan Cinta Prabowo juga mengingatkan meskipun pihaknya menghargai aksi demo mahasiswa selama bersifat objektif, ada isu yang lebih penting yang perlu disoroti, seperti penyerobotan lahan dan masalah pagar laut.
"Jika demo ini murni berasal dari pemikiran mahasiswa, kami terima, tapi jika ini ada dorongan dari pihak lain, ini sangat berbahaya," tambahnya.
Terkait dengan isu 'hashtag kabur aja dulu' yang viral, mereka menganggap ini sebagai bagian dari operasi intelijen luar yang berusaha mengguncang stabilitas Indonesia.
"Ada segelintir orang yang terlibat dalam propaganda untuk melemahkan Prabowo dan negara," jelasnya.
Gerakan pendukung Prabowo ini menegaskan, meskipun ada pihak yang berusaha melemahkan dukungan terhadap Prabowo, H. Kurniawan menegaskan akan terus mengawal kepemimpinan Prabowo dan memajukan Indonesia.
"Prabowo masih didukung jutaan masyarakat Indonesia dan kami akan selalu ada di belakangnya," tegasnya.
Di tempat yang sama Kuasa Hukum Gerakan Cinta Prabowo, Dony Endrassanto menegaskan bahwa ajakan revolusi yang disampaikan oleh FA (Faizal Assegaf) sangat berbahaya bagi stabilitas keamanan negara.
Menurut dia, hal ini tentunya dapat mengganggu roda pemerintahan yang sedang berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
"Ini sangat membahayakan negara. Aksi demo mahasiswa memang biasa, tapi ajakan revolusi seperti yang disampaikan FA bisa memicu ketidakstabilan.
Revolusi itu bukan solusi, dan negara sedang dalam masa yang tertib di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, kami akan terus memantau perkembangan ini dan melaporkan jika ada indikasi yang mengarah pada ancaman terhadap negara," tegasnya.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Noel Bocorkan Kode Parpol di Skandal Sertifikasi K3: Huruf K dan 3 Huruf Ini!
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!