Rusia "tidak punya jalan keluar lain" dan Moskow menjelaskannya berulang kali, diplomat tinggi itu menekankan.
"Sekarang, rezim Ukraina menyerang warga sipil, kota-kota dengan senjata Barat kami, seperti yang mereka lakukan pada 2014, ketika para kudeta berkuasa, ketika mereka mengebom pusat Lugansk dari pesawat, ketika mereka membakar 50 orang di Odessa. Apakah ada yang ingat ini sekarang?" tanya Lavrov.
“Kami tidak menyerang siapa pun. Rusia diserang di Ukraina,” tegasnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar