Maduro Peringatkan AS: Jangan Ciptakan Gaza Baru di Amerika Selatan - Krisis Venezuela Memanas

- Minggu, 16 November 2025 | 14:25 WIB
Maduro Peringatkan AS: Jangan Ciptakan Gaza Baru di Amerika Selatan - Krisis Venezuela Memanas

Operasi Southern Spear dan Persiapan Perang

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengumumkan dimulainya "Operasi Southern Spear" pada Kamis (13/11/2025), dengan misi membasmi "teroris narkotika" dari belahan bumi Barat. "Presiden Trump memerintahkan tindakan," tulis Hegseth di media sosial X.

Laporan media mengungkap, Trump telah diberikan opsi operasi militer di Venezuela—termasuk serangan darat—oleh pejabat militer seniornya. Menanggapi hal ini, AS telah mengerahkan kapal perang dan kapal selam di lepas pantai Venezuela.

Mobilisasi Besar-besaran Venezuela

Sebagai bentuk antisipasi, Nicolas Maduro mengumumkan mobilisasi 4,5 juta personel, terdiri dari militer reguler dan milisi sipil Bolivarian. "Kami siap menangkis serangan apa pun," tegas Maduro.

Venezuela juga telah menyebarkan kekuatan darat, udara, laut, dan sistem rudal secara intensif di seluruh negeri untuk merespon ancaman yang mereka sebut sebagai "imperialisme AS".

Debat Hukum Internasional dan Tuduhan Pembunuhan di Luar Hukum

Serangan AS terhadap kapal-kapal di Karibia dan Pasifik telah memicu perdebatan internasional mengenai pembunuhan di luar hukum. Komunitas global mempertanyakan legalitas aksi tersebut, mengingat Washington tidak menyediakan bukti bahwa kapal-kapal yang ditargetkan benar-benar digunakan untuk penyelundupan narkoba.

Ketegangan antara Washington dan Caracas kini mencapai titik kritis, dengan potensi konflik bersenjata yang mengancam stabilitas kawasan Amerika Selatan.

Halaman:

Komentar