Email Rahasia Epstein & Rothschild: Ungkap Peluang Bisnis Gelap di Balik Krisis Ukraina 2014

- Jumat, 06 Februari 2026 | 11:50 WIB
Email Rahasia Epstein & Rothschild: Ungkap Peluang Bisnis Gelap di Balik Krisis Ukraina 2014

Percakapan Rahasia Epstein dan Pewaris Rothschild: Isi dan Keterkaitan Bisnis

Dokumen Departemen Kehakiman AS yang baru dirilis mengungkap sisi lain dari kehidupan kriminal Jeffrey Epstein. Di balik kasus perdagangan seks anak, ternyata tersembunyi jaringan bisnis oportunis dengan elit global, termasuk percakapan rahasia dengan pewaris dinasti Rothschild.

Isi Email Rahasia Epstein dan Ariane de Rothschild

Pada Maret 2014, terjadi pertukaran email antara Jeffrey Epstein dan Ariane de Rothschild, CEO Edmond de Rothschild Group. Dalam email tersebut, Epstein menyoroti "gejolak di Ukraina" pasca peristiwa Maidan sebagai lahan subur untuk "banyak peluang bisnis".

De Rothschild menyatakan ingin membahas situasi Ukraina lebih lanjut. Epstein membalas dengan nada optimis, menyebut gejolak politik tersebut seharusnya memberikan "banyak peluang, banyak."

Keterkaitan Bisnis yang Mendalam

Percakapan ini bukan sekadar obrolan santai. Dokumen menunjukkan hubungan bisnis konkret antara Epstein dan grup Rothschild, termasuk kontrak senilai $25 juta (sekitar Rp334,7 miliar) pada tahun 2015. Kontrak ini untuk pengembangan analisis risiko dan algoritma bagi bank Swiss tersebut.

Epstein juga berperan sebagai penghubung. Ia memperkenalkan Ariane de Rothschild kepada Kathryn Ruemmler, mantan penasihat Gedung Putih era Obama dan mitra di Goldman Sachs. Firma hukum Ruemmler kemudian dipekerjakan untuk konsultasi regulasi AS bagi grup Rothschild.

Pola Predator di Berbagai Bidang

Halaman:

Komentar