USS Gerald Ford Siaga Tempur: Akankah Sejarah Operation Praying Mantis 1988 Terulang?

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:50 WIB
USS Gerald Ford Siaga Tempur: Akankah Sejarah Operation Praying Mantis 1988 Terulang?

Pertempuran Laut Terbesar Pasca Perang Dunia II

Meski target serangan adalah anjungan minyak dan kapal fregat Iran bernama Sabalan, AS mengerahkan kekuatan tempur besar-besaran. Kekuatan itu meliputi kapal induk USS Enterprise, jet tempur, kapal perang permukaan, dan helikopter serang.

Skala operasi ini dicatat dalam sejarah sebagai aksi perang permukaan terbesar Angkatan Laut AS sejak Perang Dunia II. Serangan dimulai dengan menghancurkan anjungan minyak Iran, yang kemudian terbakar hebat.

Iran membalas dengan mengerahkan pesawat tempur dan kapal perang, termasuk fregat Sabalan. Pertempuran puncak terjadi ketika AS meluncurkan serangan rudal konvensional dan berpemandu laser yang menghantam Sabalan, menyebabkan kapal tersebut rusak parah dan terbakar.

Akhir Pertempuran dan Dampaknya

Menyusul kehancuran Sabalan, Presiden Reagan memerintahkan penghentian operasi. AS menilai tujuan pembalasan telah tercapai dengan melumpuhkan kapal perang utama Iran. Di sisi lain, Iran mengalami kekalahan telak, kerugian material besar, dan pelemahan posisi geopolitiknya di kawasan.

Bayang-Bayang Konflik yang Terus Berlanjut

Sejak Operation Praying Mantis, hubungan AS-Iran terus diwarnai ketegangan dan saling tuduh. Krisis terkini, yang ditandai pengerahan aset militer canggih dan peningkatan status siaga, mengindikasikan eskalasi yang paling serius dalam beberapa tahun terakhir. Dunia kembali menanti, apakah sejarah konflik bersenjata antara kedua negara akan terulang kembali.

Halaman:

Komentar