Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap

- Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap

POLHUKAM.ID - Ancaman baru kembali mengguncang panggung geopolitik Timur Tengah. Komandan Angkatan Laut IRGC, Shahram Irani, pada Kamis (30/4/2026) mengeluarkan peringatan keras bahwa Iran akan segera meluncurkan 'senjata baru' yang ditargetkan kepada musuh-musuhnya. Peringatan ini muncul di tengah kebuntuan negosiasi antara Teheran dan Washington, terutama setelah Presiden AS Donald Trump menolak tuntutan Iran untuk membuka blokade maritim sebagai imbalan pembukaan Selat Hormuz.

"(Senjata) itu ada dekat di sebelah mereka (juga). Saya harap mereka tidak mengalami serangan jantung," ujar Irani seperti dikutip India Today.

Senjata rahasia yang dimaksud diduga kuat adalah senjata bawah air yang sangat ditakuti musuh. Rudal tersebut bernama Hoot, yang mampu melaju dengan kecepatan luar biasa di dalam air, setara dengan kecepatan peluru, dan mampu membelah kapal perang atau kapal selam musuh dalam sekejap.

Menurut analis pertahanan Sandeep Unnithan dari India Today, peringatan Irani mengarah pada torpedo roket Hoot yang pertama kali diuji coba Iran pada tahun 2006. Unnithan menjelaskan bahwa kecepatan Hoot yang sangat tinggi membuat sistem pertahanan musuh hampir tidak memiliki waktu untuk bereaksi.

Dalam bahasa Persia, Hoot berarti Paus. Iran mengklaim Hoot sebagai salah satu senjata bawah air tercepat di dunia. Fakta menariknya, Iran menjadi negara kedua setelah Rusia yang memiliki teknologi torpedo canggih seperti ini. Versi Rusia dari Hoot dikenal dengan nama VA-111 Shkval yang diperkenalkan pada era 1990-an.

Lantas, apa yang membuat super torpedo ini berbeda dari senjata bawah laut lainnya? Torpedo konvensional biasanya memiliki kecepatan antara 60 hingga 100 kilometer per jam. Namun, Iran mengklaim kecepatan Hoot bisa mencapai lebih dari 360 km per jam saat meluncur di bawah laut. Jika klaim ini benar, ini adalah terobosan besar karena daya hambat air jauh lebih besar dibandingkan udara. Senjata yang dilepaskan di bawah air biasanya kehilangan momentum akibat air yang 1.000 kali lebih padat daripada udara.

Halaman:

Komentar