Gantz mengatakan, Israel telah menawarkan kerja sama pertahanan yang disebut sebagai "Aliansi Pertahanan Udara Timur Tengah".
"Selama setahun terakhir saya telah memimpin program ekstensif bersama dengan mitra saya di Pentagon dan di pemerintahan AS, yang akan memperkuat kerja sama antara Israel dan negara-negara di kawasan itu. Program ini sudah berjalan dan telah memungkinkan keberhasilan intersepsi upaya Iran untuk menyerang Israel dan negara-negara lain," kata Gantz dalam sebuah transkip resmi.
Transkrip tidak menyebutkan negara mitra, dan tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang serangan yang digagalkan atau memberikan rincian tentang mekanisme aliansi pertahanan tersebut.
Gantz berharap, kunjungan Biden ke Israel dan Saudi pada Juli mendatang dapat membuahkan hasil untuk mengedepankan kerja sama pertahanan regional.
"Saya harap kami akan mengambil langkah maju dalam aspek ini (kerja sama regional) selama kunjungan penting Presiden Biden," kata Gantz.
Kedutaan Besar AS di Yerusalem tidak menanggapi permintaan komentar terkait kerja sama pertahanan tersebut. Pemerintah Arab Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) juga tidak menanggapi permintaan komentar tentang aliansi pertahanan yang disebutkan oleh Gantz.
Seorang pejabat Israel yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada Reuters, negara-negara mitra telah menyinkronkan sistem pertahanan udara masing-masing melalui komunikasi elektronik jarak jauh, ketimbang menggunakan fasilitas fisik yang sama.
Sementara Iran mengatakan, kegiatan militer bersama Israel dan beberapa negara Arab di Teluk dilakukan "karena putus asa". Seorang diplomat Barat di kawasan itu mengatakan kepada Reuters bahwa, Washington masih berupaya meyakinkan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk sebagai untuk setuju bergabung dengan sistem pertahanan udara terintegrasi AS-Israel.
Artikel Terkait
Kain Kabah untuk Jeffrey Epstein: Dokumen Bocor Ungkap Pengiriman Misterius dari UEA
Rp16,7 Triliun untuk Gaza? Anggota DPR Ungkap Risiko Mengerikan di Balik Iuran Indonesia
Khamenei vs Trump: Ancaman Perang Regional dan Fakta Mengerikan di Balik Protes Iran
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?