Sedemikian dahsyatnya serangan pada hari Selasa (21/6/2022), aktivitas di pabrik itu seketika berhenti total.
Serangan ini terjadi saat Teheran bersiap untuk kembali ke pembicaraan nuklir dengan kekuatan dunia.
Tidak diketahui seberapa besar dampaknya terhadap ekonomi Iran, dan bahkan industri militer atau nuklir.
Kelompok hacktivist yang menamakan diri Predatory Sparrow mengeklaim sebagai dalang dari serangan siber itu.
Kelompok yang sama juga adaah pelaku dari peretasan besar-besaran di Iran pada Oktober 2021.
Artikel Terkait
UFO Files Resmi Dirilis! Astronot Apollo Akui Keberadaan Makhluk Asing di Bulan – Ini Buktinya
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!