Biden mengumumkan kapal perang baru AS akan dikirim ke Spanyol, skuadron jet tempur ke Inggris, pasukan darat ke Rumania, unit pertahanan udara ke Jerman dan Italia, serta berbagai aset ke Baltik.
Dia juga menggarisbawahi komitmen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk "mempertahankan setiap inci" wilayahnya.
"Kami bersungguh-sungguh ketika kami mengatakan serangan terhadap satu adalah serangan terhadap semua," kata dia kepada wartawan pada awal KTT NATO, Rabu.
Langkah-langkah oleh negara-negara yang sebelumnya netral yaitu Finlandia dan Swedia untuk memasuki aliansi akan membuat NATO lebih kuat dan semua anggotanya lebih aman, kata dia.
"Kami mengirim pesan yang tidak salah lagi ... bahwa NATO kuat, bersatu, dan langkah-langkah yang kami ambil selama KTT ini akan semakin menambah kekuatan bersama kami," ujar Biden.
AS belum mengomunikasikan rencana pengerahan pasukan ke Rusia dan tidak melihat persyaratan untuk melakukannya, kata seorang pejabat senior AS kepada wartawan.
Pejabat AS menolak untuk memberikan perincian tentang berapa banyak personel tambahan yang akan dikirim ke Eropa sebagai akibat dari perubahan tersebut.
Militer AS telah menambahkan sekitar 20.000 personel tambahan di benua itu sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022, sehingga totalnya menjadi sekitar 100.000 personel.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?