Serangan besar-besaran Hamas diawali dengan tembakan ribuan roket yang gagal dicegat sistem pertahanan rudal Iron Dome, mengakibatkan gedung-gedung dan instalasi militer terbakar.
Hamas mengeklaim telah menembakkan 5.000 roket dalam 20 menit. Namun Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan ada lebih dari 2.000 roket yang menyerang negara Yahudi tersebut.
Sesaat setelah serangan ribuan roket, ratusan milisi Hamas memasuki kota-kota di Israel selatan, mengumbar tembakan, dan menculik para tentara dan warga sipil.
"Serangan tersebut membuktikan bahwa rezim Zionis lebih rentan dari sebelumnya dan bahwa inisiatif ini ada di tangan pemuda Palestina,” kata juru bicara pemerintah Iran, Ali Bahadori-Jahromi, kepada IRNA.
Sementara itu, pemerintah Israel telah mendeklarasikan perang dengan nama Operasi Pedang Besi. Lusinan jet tempur IDF telah membombardir puluhan situs di Gaza, Palestina.
Al Jazeera melaporkan 232 orang tewas akibat serangan udara Israel. Lebih dari 1.600 lainnya terluka.
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?