Reznikov mengatakan kiriman itu akan memperkuat pasukan Ukraina melawan invasi Rusia. Menurut dia, rudal Harpoon akan dioperasikan bersama rudal Neptune Ukraina untuk mempertahankan wilayah pesisir negara tersebut, termasuk pelabuhan selatan Odesa.
"Pertahanan pesisir negara kami tidak hanya akan diperkuat oleh rudal Harpoon, rudal itu akan digunakan oleh tim terlatih Ukraina," tulis Reznikovdi akun Facebook miliknya.
Usai meluncurkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari, Rusia memberlakukan blokade laut di pelabuhan Ukraina. Akibatnya, ekspor biji-bijian penting terhambat.
Moskow juga memanfaatkan armada Laut Hitam mereka untuk melakukan serangan rudal terhadap Ukraina, yang sejak itu mulai menerima bantuan militer dari Barat.
Reznikov mengatakan pasokan rudal Harpoon merupakan hasil kerja sama sejumlah negara. Reznikov menyebut pengiriman dari Denmark itu "berkat partisipasi teman-teman Inggris kami".
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pada Senin mengatakan bahwa Denmark akan menyediakan sebuah peluncur Harpoon dan rudal untuk Ukraina.
Artikel Terkait
Misteri Akhir Sang Putra Mahkota: Benarkah Saif al-Islam Gaddafi Tewas Ditembak di Zintan?
Rahasia Tersembunyi Epstein: Dokumen Baru Ungkap Upaya Gila-Gilaan Dekati Putin
Dokumen Bombshell Epstein: Foto Rahasia di Bali & Daftar Tuduhan Mengejutkan Terhadap Trump Terbongkar
Bocoran Memo FBI: Benarkah Trump Dikendalikan Israel? Fakta Mengejutkan dari Berkas Epstein