SENAYANPOST - Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas baru-baru ini merilis video para sandera yang ditahan dan kemudian tewas akibat bombardir Israel.
Dalam video tersebut, Hamas mengatakan kepada Pemerintah Israel bahwa waktu mereka hampir habis untuk menyelamatkan para sandera.
Disaat yang bersamaan, Hamas juga merilis dua poster peringatan kepada Israel.
Salah satunya juga menyinggung serangan drone Israel ke salah satu sekolah PBB yang berada di Khan Younis hingga tewaskan salah satu jurnalis Al Jazeera.
Baca Juga: 110 Warga Israel Masih Disandera Hamas, Benjamin Netanyahu: Kita Harus Terus Perang
Setelah rilis video tersebut, juru bicara Brigade Al Qassam Abu Ubaidah memberikan pesannya.
"Musuh masih mempertaruhkan nyawa tentaranya yang ditangkap di bawah tanah, tanpa mempedulikan perasaan keluarga mereka," tulis Abu Ubaidah dalam rilis resminya pada 17 Desember 2023, dikutip polhukam.id dari Telegram Brigade Al Qassam.
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz