20 truk bantuan kemanusiaan berhasil memasuki Gaza melalui penyeberangan Rafah dengn membawa bantuan akanan, obat-obatan, dan air.
Meskipun sudah ada truk-truk bantuan yang berhasil masuk ke Gaza, sayangnya itu hanya dapat memenuhi sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan di Gaza.
Setidaknya 100 truk setiap hari diperlukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi situasi yang sulit karena pemboman yang terus berlanjut oleh Israel membuat operasi bantuan menjadi tantangan besar.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Akhir Tahun Minim Budget di Bandung
Penasihat Keamanan Amerika Serikat, Jake Sullivan mendesak Israel untuk mengizinkan lebih banyak bantuan masuk bagu warga sipil Palestina. "Mereka sangat membutuhkannya," kata Sullivan.
Perbatasan Rafah dan Kerem Shalom adalah jalur utama bagi bantuan yang masuk ke Gaza. Namun, seringkali terjadi kendala dan hambatan yang menghalangi bantuan tersebut untuk bisa sampai ke Gaza.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?