polhukam.id - Singapura dan Amerika Serikat memiliki komitmen bersama untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik.
Untuk memperkuat langkah strategis pertahanan di kawasan Indo-Pasifik, Singapura berencana akan memiliki sebuah detasemen permanen di Guam berkat bantuan Amerika Serikat.
Nantinya, detasemen permanen yang akan dibangun Amerika Serikat di Guam bakal menampung sejumlah jet tempur milik Singapura.
Baca Juga: Perang Ukraina Akhirnya Buat AS Bangkrut? Gedung Putih Mengaku Kehabisan Dana
Dilansir polhukam.id dari laman Defence Security Asia, Angkatan Udara Amerka Serikat atau United States Air Force (USAF) berjanji akan meningkatkan fasilitas infrastruktur bagi Angkatan Udara Singapura (RSAF) dalam rangka penjagaan kawasan Indo-Pasifik.
Pihak USAF mengungkapkan, kompleks Pangkalan Angkatan Udara Andersen akan menjadi lokasi pembangunan detasemen permanen di Guam untuk kebutuhan RSAF.
Dipilihnya kompleks Pangkalan Angkatan Udara Andersen oleh USAF melalui berbagai evaluasi yang cukup panjang.
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?