"Mengingat peristiwa global, dan dengan meningkatnya bias yang dialami banyak komunitas di seluruh negara bagian kita - khususnya komunitas Muslim - saat ini banyak orang di New Jersey yang merasakan rasa takut yang semakin besar," lanjutnya.
Platkin mengungkap bahwa lokasi kejadian merupakan rumah bagi 300.000 Muslim Amerika.
Sejak pecahnya perang Israel-Hamas, ada peningkatan serangan Islamofobia dan anti-Semit di seluruh Amerika Serikat.
Senada dengan Platkin, Jaksa wilayah Essex, Ted Stephens juga membenarkan bahwa Sharif ditembak lebih dari satu kali.
Menurutnya, sang imam bukan korban kejahatan bias atau ada kaitannya dengan terorisme.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarfajar.com
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?