polhukam.id - Belakangan ini seruan untuk boikot produk Israel semakin merebak di negara-negara di seluruh dunia.
Salah satu produk yang akhirnya berimbas dengan adanya aksi boikot produk Israel ini adalah restoran cepat saji, McDonald's.
Bos McDonald's mengakui bahwa adanya penurunan omzet karena aksi boikot tersebut.
Baca Juga: Pesta Jadi Bencana, Seorang Wanita Siram Air Mendidih Usai Diprank dengan Bom Asap di Rusia
CEO McDonald's Chris Kempczinski mengeluhkan soal restoran cepat sajinya itu menjadi lesu imbas dari aksi boikot yang terjadi belakangan ini.
Kempczinski mengatakan beberapa pasar di Timur Tengah dan di luar kawasan alami dampak bisnis karena adanya seruan boikot produk pro Israel.
Kempczinski menuturkan, ada misinformasi yang dinilai tidak berdasar seputar McDonald's.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?