polhukam.id - Belakangan ini seruan untuk boikot produk Israel semakin merebak di negara-negara di seluruh dunia.
Salah satu produk yang akhirnya berimbas dengan adanya aksi boikot produk Israel ini adalah restoran cepat saji, McDonald's.
Bos McDonald's mengakui bahwa adanya penurunan omzet karena aksi boikot tersebut.
Baca Juga: Pesta Jadi Bencana, Seorang Wanita Siram Air Mendidih Usai Diprank dengan Bom Asap di Rusia
CEO McDonald's Chris Kempczinski mengeluhkan soal restoran cepat sajinya itu menjadi lesu imbas dari aksi boikot yang terjadi belakangan ini.
Kempczinski mengatakan beberapa pasar di Timur Tengah dan di luar kawasan alami dampak bisnis karena adanya seruan boikot produk pro Israel.
Kempczinski menuturkan, ada misinformasi yang dinilai tidak berdasar seputar McDonald's.
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?