Sikap-sikap di atas menjadi representasi paling lugas bagaimana masyarakat dunia memandang wajah Jepang: disiplin, tak segan meminta maaf, dan bertanggungjawab.
Pada dasarnya, Jepang adalah negara yang kaya nilai-nilai filsafat.
Secara historis, filsafat Jepang merupakan perpaduan dua aspek agama lokal, Shinto, dan agama pendatang seperti Budha, Taoisme, dan Konfusianisme, serta pengaruh filsafat Barat.
Dilansir polhukam.id dari Asia Nikkei, gabungan dua aspek itu, yang dikembangkan para tokoh terkait, kemudian melahirkan ajaran-ajaran filsafat yang menjadi dasar kehidupan masyarakat hingga lintas generasi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Houthi Serang Israel: Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang Timur Tengah dan Dunia
Kapal Tanker Pertamina Disandera Iran di Selat Hormuz: Ini 3 Kesalahan Diplomasi yang Harus Dibayar Indonesia
Iran Ultimatum AS: Kampus di Timur Tengah Bakal Diserang Jika Tak Patuhi Tenggat 30 Maret 2026
Trump vs NATO & Iran: Pulau Kharg Jadi Jebakan Maut yang Bisa Picu Perang Global?