Laman Bloomberg menyebut, mesin F-110 GE-129 yang akan digunakan KAAN juga turut menjadi penopang beberapa jet tempur andalan Amerika Serikat dan sekutunya.
Beberapa produk pesawat tersebut antara lain F-15, F-16, dan masih banyak lagi.
Diharapkan dengan diperolehnya restu dari Amerika Serikat untuk memproduksi mesin di dalam negeri, Turki bisa memastikan proyek KAAN yang mereka rencanakan sejauh ini tak lagi mengalami banyak hambatan.
Di sisi lain, Turki tengah mengalami ketegangan diplomatik dengan negara-negara NATO khususnya Amerika Serikat.
Hal ini bisa menjadi batu sandungan ketika negara tersebut hendak meminta restu untuk memproduksi mesin F-110 GE-129 yang dipasang pada jet tempur KAAN di dalam negeri.
Padahal, tujuan utama Turki untuk memproduksi KAAN secara massal adalah demi mengurangi ketergantungan terhadap armada tempur udara impor.
Sebagai catatan, Turki sempat masuk dalam daftar negara pengembang proyek F-35 namun kemudian dicoret.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?