Pada 2023 lalu, laporan dari Organised Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) memasukkan nama Jokowi dalam daftar “Koruptor Paling Berpengaruh” di dunia, menempatkannya di posisi kedua.
Meski laporan tersebut sempat dibantah oleh pihak Istana, namun dalam dunia diplomasi, persepsi kerap lebih berpengaruh ketimbang klarifikasi.
Banyak pihak menduga, citra negatif tersebut ikut mempengaruhi cara para pemimpin dunia memperlakukan Jokowi.
Ketidakacuhan yang diterima Jokowi di Vatikan menjadi sinyal kuat tentang merosotnya posisi Indonesia dalam hubungan internasional di masa pemerintahannya.
Bukannya menjadi figur sentral yang disegani, Jokowi justru tampak terpinggirkan, mencerminkan lemahnya daya tawar Indonesia di kancah global saat ini.
Sampai berita ini diturunkan, pihak Istana belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
👇👇
[VIDEO]
Di Indonesia presiden planga-plongo, di vatikan bekas presiden ga dianggap pic.twitter.com/ONTbdYSAa8
Ditandain pun enggak sama mrk
Kutandain sendiri pake panah biru (gambar kanan) pic.twitter.com/TV8LLhmJBY
Sumber: FusilatNews
Artikel Terkait
Rahasia Mengejutkan: Mengapa Negara Arab Justru Takut Jika Iran Diserang Israel?
Wasiat Rahasia Khamenei Terbongkar: Inilah Sosok yang Akan Gantikan Dia Jika Perang dengan AS Pecah
Dubes AS Mike Huckabee Klaim Israel Berhak Kuasai Timur Tengah: Ini Fakta Kontroversialnya
USS Gerald Ford Siaga Tempur: Akankah Sejarah Operation Praying Mantis 1988 Terulang?