Ada banyak hal yang harus disoroti, diminta pertanggungjawabannya, dan diminta perbaikannya.
Negara yang sedang saat ini 'auto-pilot' karena sistemnya sedang mengalami 'inertia' alias tidak bergerak kemana-mana karena kehilangan orientasi.
Hari ini saja, saya melihat bahwa harga beras rata-rata di pasar modern sudah Rp 15.900 per kg.
Di sisi lain, saya membaca bahwa Dirut Bulog yang lama dipuji prestasinya karena berhasil membuat cadangan beras nasional 3,7 juta ton! Terbesar sepanjang masa!
Namun, akhirnya Kepala Bulog yang berhasil ini dipecat dan dia kembali menjadi Letjen di TNI.
Apa yang terjadi? Tidak ada penjelasan. Stok melimpah -- karena Babinsa ikut beli gabah/beras dari petani -- namun harga malah naik.
Ini kan seperti menjatuhkan barang ke atas alias melawan gravitasi bumi?
Hal-hal seperti itu lepas dari perhatian kita karena kita sibuk mengupas kulitnya Jokowi.
👇👇
[VIDEO]
Artikel Terkait
Misteri Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Terungkap: Ini Kata Puslabfor Polri
Tessa Mariska Bocorkan Identitas Ayah Kandung Ressa: Rapper Eksis Ini Diduga Kuat!
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Ada Apa di Balik Tenggat Free Float Mei 2025?
Menguak Dalih MSCI: Benarkah Laporan Investability Hanya Alat Hedge Fund Global Gempur IHSG?