Namun, karena rinciannya tidak jelas, dia bersama para pimpinan lainnya sepakat menolak usulan penambahan anggaran untuk penanganan PMK. "Jangankan Rp2 triliun, Rp4 triliun kami setujui, Rp10 triliun kami setujui, dengan catatan harus ada rinciannya. Jangan tiba-tiba penambahan PMK Rp2 triliun," kata Sudin.
Lebih lanjut, Sudin mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin memberikan restu penambahan anggaran penanganan PMK tanpa rincian. Menurutnya, usulan tersebut justru akan memperkeruh keadaan.
"Saya nggak mau karena kalau terjadi apa-apa, kami berlima, pimpinan yang kena masalahnya," kata Sudin.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Fakta Mengejutkan! Benarkah Diplomasi Prabowo Selamatkan Kapal BBM RI di Selat Hormuz? Ini Kata DJ Donny
Napi Korupsi Rp233 Miliar Kedapatan Nongkrong di Coffee Shop, Ini Sanksi Mengejutkan yang Diterimanya
Skandal MBG: Hanya 6,5% untuk Anak, 44% Dikorup Elit & Pengelola?
STNK 2026 Bisa Diperpanjang Tanpa KTP Pemilik Lama, Tapi Ada Bom Waktu di 2027!