POLHUKAM.ID - Valentina Gomez, seorang calon anggota Kongres AS dari Partai Republik, lagi-lagi membuat ulah.
Wanita keturunan Kolombia ini memang dikenal punya sikap ekstremis dan benci Islam.
Namun, aksinya kali ini benar-benar bikin heboh dan memicu kemarahan publik.
Dalam sebuah video yang beredar luas, Gomez terang-terangan menyatakan perang terhadap Islam.
Tak tanggung-tanggung, untuk menunjukkan keseriusannya, dia membakar Alquran.
"Saya akan melenyapkan Islam, bantu saya memenangkan pemilu," ujarnya dalam video tersebut.
Banyak pihak menuding aksi Gomez ini hanyalah trik murahan untuk menarik simpati dan dukungan finansial dari lobi Zionis.
Bukan rahasia lagi, menyerang Islam seringkali jadi prasyarat utama untuk mendapatkan dukungan dari kelompok lobi ini.
Memicu Pertanyaan Besar: Di Mana Hukum dan Keadilan?
Aksi Gomez sontak memicu pertanyaan besar.
Para pegiat HAM dan blogger mempertanyakan mengapa tindakan provokatif semacam itu, yang jelas-jelas menghasut kebencian dan kekerasan, tidak dijerat hukum.
Padahal, tindakan seperti ini terang-terangan melanggar prinsip kebebasan beragama dan Konstitusi AS.
Muncul pula kritik soal standar ganda dalam penegakan hukum.
Artikel Terkait
Residivis Ponorogo Gagal Move On: Bebas 3 Jam Langsung Bobol Rumah Tetangga, Ini Kronologi Mengejutkannya!
Waspada! Nestle Tarik 800+ Susu Formula di 60+ Negara, Cek Produk Anda Sekarang!
Rugi Rp 80 Miliar! Ahmad Sahroni Bongkar Isi Rumahnya yang Dijarah: 5 Mobil Mewah Hancur, Iron Man Raib
Panic Kit Dharma Pongrekun: Siapkan 7 Barang Ini untuk Bertahan Hidup Saat Krisis!