Mereka menilai Sandiaga bisa membawa diri dalam situasi dan kondisi apa pun, termasuk di tengah guncangan budaya pada era modern.
"Jogja itu pendekatannya agama dengan modal damai dan kerukunan. Semoga dengan deklarasi ini, memberikan Pak Sandiaga semacam wasilah untuk mengambil budaya damai dalam memimpin masa depan,” ujar Cendikiawan Muslim, Prof Jawahir Thontowi.
Di tempat yang sama, Cendikiawan Muslim, Prof Muhammad Chirzin mengaku yakin Sandiaga bisa membawa rakyat Indonesia dalam kondisi apa pun. Apalagi Sandiaga juga merupakan sosok muslim yang soleh.
"InshaAllah jika karakter pemimpinnya soleh, maka bisa membawa kami dalam situasi dan kondisi apa pun. Karena pada dasarnya Islam itu rahmatan lil alamin, bukan hanya orangnya tapi juga lingkungan budayanya,” ujarnya.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras