Prestasi ini tidak lepas dari kesuksesan Program Jembatan Pelosok Negeri yang dijalankan Sahabat Pedalaman. Program strategis ini telah membantu puluhan ribu warga di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang sebelumnya terkendala akses transportasi akibat tidak adanya jembatan.
Dampak program ini sangat luas:
- Akses Pendidikan Lebih Aman: Anak-anak tidak lagi perlu mempertaruhkan nyawa menyeberangi sungai deras untuk berangkat sekolah.
- Perekonomian Masyarakat Tumbuh: Para petani dan pekebun kini dapat dengan mudah mengangkut hasil panen ke pasar untuk dijual.
- Mengurangi Isolasi: Warga tidak lagi terisolasi saat musim hujan, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan lancar.
Komitmen untuk Terus Berkontribusi
Wafiq Zuhair Muhammad menyatakan bahwa penghargaan ini adalah jembatan harapan
untuk percepatan kemajuan masyarakat pedalaman. Kami ingin masyarakat di pedalaman dapat tumbuh setara dengan masyarakat di kota dalam setiap akses dan kesempatan,
ujarnya.
Lebih dari sekadar piala, penghargaan Mandaya Awards 2025 ini diyakini akan menjadi penyemangat bagi Sahabat Pedalaman untuk terus memperluas dampak positifnya. Wafiq juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, mitra, dan pihak pendukung yang telah berkontribusi pada kesuksesan setiap program.
Penghargaan ini akan menjadi pengingat bagi kami untuk terus bergerak, mewujudkan pedalaman yang lebih berdaya, mandiri, dan maju,
pungkas Wafiq menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Krisis Kemanusiaan Kuba 2026: Blokade AS yang Gelapkan Havana & Picu Kecaman PBB
Nenek 63 Tahun Tertangkap Bawa 2 Kg Sabu: Modus Baru atau Dalang di Balik Layar?
Uncensored AI Video Generator: Rahasia di Balik Konten Viral yang Bikin Heboh!
Motor Listrik Emmo untuk MBG: Benarkah Cuma Rakitan China dengan TKDN 48,5%?