Isu Pemakzulan Gus Yahya: Surat Hukuman PBNU hingga Keterkaitan dengan Israel
Isu pemakzulan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), mencuat ke publik setelah beredarnya surat resmi yang ditandatangani Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar. Surat tersebut berisi hukuman atas keputusan Gus Yahya mendatangkan pembicara yang dianggap terafiliasi dengan jaringan Zionisme dalam forum internal NU.
Konfirmasi Surat Pemakzulan dan Poin Pelanggaran
Wakil Rais Aam PBNU, KH Afifuddin Muhajir, telah membenarkan keaslian surat pemakzulan tersebut. Surat itu merupakan hasil risalah rapat tertutup Harian Syuriyah PBNU pada 20 November 2025.
Rapat yang dihadiri 37 pengurus itu menghasilkan beberapa poin penting, yang intinya menilai tindakan Gus Yahya telah melanggar nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dan Qanun Asasi NU. Poin utama menyoroti undangan narasumber terkait Zionisme Internasional ke dalam Akademi Kepemimpinan Nasional (AKN) NU, yang dinilai mencemarkan nama baik organisasi di tengah kondisi genosida di Gaza.
Kronologi Insiden Keterkaitan dengan Israel
Isu ini bukan yang pertama kali. Beberapa insiden sebelumnya telah menyoroti hubungan Gus Yahya dengan Israel:
Artikel Terkait
Oknum DPR RI Diduga Dalang Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng, Ini Motif Mencekamnya!
GP Ansor Gelar Perayaan Imlek 2577: Bukti Nyata Harmoni Lintas Agama & Budaya di Indonesia
Viral Video Mesum di Rental PS Tabanan, Orang Tua Pelaku Malah Lapor Polisi!
5 Tips Puasa Tanpa Khawatir Asam Lambung Naik: Sahur & Buka yang Aman