Rahasia Kebahagiaan Indonesia: Iman Jadi Kunci Utama, Bukan Hanya Kesejahteraan
Indonesia mencatat prestasi luar biasa dengan dinobatkan sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan tertinggi di dunia, mengungguli hampir 200 negara lain. Temuan ini berasal dari riset Global Flourishing Study (GFS) hasil kolaborasi Harvard University, Baylor University, dan Gallup. Hasil ini pun mendapat perhatian dan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto.
Namun, benarkah kebahagiaan rakyat Indonesia hanya bisa diukur dari tingkat kesejahteraan ekonomi? Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, memberikan perspektif yang lebih mendalam.
Kebahagiaan yang Melampaui Tolok Ukur Materi
Jamiluddin menjelaskan bahwa asumsi "negara sejahtera pasti rakyatnya bahagia" hanya relevan jika kebahagiaan dilihat dari sudut pandang duniawi semata. Bagi banyak rakyat Indonesia, pencarian kebahagiaan memiliki dimensi yang lebih luas.
"Rakyat suatu negara, termasuk Indonesia, ada juga yang mencari tempat kebahagiaan di akhirat dan keseimbangan dunia akhirat. Dua kelompok ini tidak akan mengukur kebahagiaan semata dari kesejahteraan," ujar Jamiluddin.
Artikel Terkait
Siapa Sebenarnya Eny Retno? Kisah Istri Gus Yaqut yang Setia 21 Tahun & Lulusan IPB
Korupsi Tambang & Sawit Rp186,48 Triliun: Modus Bocornya Uang Negara Akhirnya Terbongkar!
Unggahan UAS Soal Penolakan Ceramah 2018: Kaitannya dengan Status Tersangka Gus Yaqut Sekarang?
Ayah Prada Lucky Ditangkap TNI: Fakta KDRT, Wanita Simpanan, dan Perlawanan di Pelabuhan