Mantan Presiden tersebut menekankan bahwa rasa persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan justru merupakan modal fundamental untuk membangun bangsa yang kuat dan maju. Tanpa itu, sebuah bangsa mudah terpecah belah dan terjerumus dalam pertikaian tanpa ujung.
"Bukan contoh seperti itu yang ingin kita bangun dan tuju di negeri ini. Bukan itu pilihan yang mesti dipilih oleh bangsa kita," tegasnya.
Tanggung Jawab Para Pemimpin
SBY kemudian menyampaikan harapannya kepada pemerintah dan seluruh pemimpin di Indonesia. Ia menyerukan tanggung jawab moral untuk memastikan Indonesia tetap rukun, bersatu, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
"Menjaga persatuan dan kerukunan... bukan not to be taken for granted. Harus dijaga, dirawat sampai kapan pun," tegas SBY.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa merawat persatuan dalam keberagaman adalah misi, kewajiban, dan tanggung jawab bersama para pemimpin, baik pemimpin negara, agama, maupun tokoh masyarakat.
Artikel Terkait
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji: Kronologi Lengkap & Sindiran Pedas Setan Saja Sujud Hormat
Viral Menyamar Jadi Pramugari, Nisya Malah Dapat Beasiswa Gratis: Ini Kisah Lengkapnya
Minyak Venezuela vs Demokrasi AS: Mengungkap Motif Tersembunyi di Balik Intervensi yang Mengguncang Amerika Latin
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka, Rp100 Miliar Uang Percepatan Haji Dikembalikan!