3. Paket Special (Rp 750.000)
Paket termahal ini hanya diberi deskripsi singkat "Pangku Intim", yang menimbulkan banyak tanda tanya mengenai batasan layanannya.
Selain itu, tersedia opsi "Tambah Waktu" dengan biaya Rp 30.000 per 30 menit, mengindikasikan bahwa layanan ini dibatasi waktu.
Reaksi Pengunjung dan Imbas Viralnya Menu Tersebut
Dalam video yang beredar, terlihat reaksi kaget dan bingung dari para pengunjung pria yang membaca menu tersebut. Salah satunya berkata, "Ada paket enak-enak. Ini enak, kok ini ada ginian di sini," sambil menunjuk menu.
Fisik menu yang sederhana—hanya kertas laminating—berkontras dengan harga ratusan ribu rupiah yang tertera. Di latar, juga terlihat banner promosi diskon 30% untuk "Kopi Pangku 2".
Seorang wanita yang disapa "Mami" terlihat dengan santai menawarkan menu ini kepada pelanggan, tanpa berusaha menyembunyikannya. Seorang pengunjung pun berkomentar, "Jujur nempel," mengonfirmasi bahwa layanan tersebut benar dipraktikkan.
Tren Budaya Pop dan Tanda Tanya yang Belum Terjawab
Fenomena ini mencerminkan pergeseran budaya tempat hiburan di Jakarta. Istilah "Kopi Pangku" yang sedang naik daun di tahun 2026, didorong oleh rilis film dan serial bertema serupa, kini hadir dengan kemasan dan harga premium di kawasan elit seperti Pantai Indah Kapuk.
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kedai mengenai detail layanan, terutama pada paket termahal, maupun tanggapan dari pihak berwajib terkait muatan menu yang dianggap menjurus pada praktik prostitusi terselubung.
Artikel Terkait
Pidato Prabowo di WEF 2026: Rahasia Visi yang Bikin Rakyat Miskin Tersenyum
Lumpuh Total! Jalan Trans Sulawesi Diblokade Demo Luwu Raya, Ekonomi 4 Wilayah Terhenti
Denada vs Anak Kandung: Fakta Pilu Penelantaran Rp7 Miliar Hingga Klaim Dibuang 24 Tahun
Prabowo di WEF 2026 Tantang Pengusaha Nakal: Yang Berani Suap, Akan Terkejut!